BERANDA

Rabu, 03 September 2025

Hobi Menulis Berujung Kebaikan

 

Judul                   : Hobi Menulis Berujung Kebaikan

Penyusun           : Agus Salen

Resume ke         : 13

Gelombang        : 33

Hari/Tanggal     : Senin 1 September  2025

Tema                  : Berkarya dan Berprestasi Lewat Menulis

Narasumber       : Rita Wati, M.Ko,.

Moderator         : Dyah Kusumaningrum, ST

 


Menulis merupakan aktifitas fisik dalam merangkai kata demi kata sehingga membentuk kalimat yang memiliki arti. Namun sesungguhnya menulis itu melibatkan aktifitas psikis sebagai prose melahirkan ide, gagasan, pengalaman hidup. Sebuah tulisan akan bermakna manakalah pembaca dapat memetik pesan dari tulisan itu dan menginspirasi dirinya untuk menjadi lebih baik.

Sebagian orang melakukan aktifitas menulis itu didasarkan pada hobi belaka, tanpa terbersit dalam benaknya akan keutamaan-keeutamaan yang diperolah dengan hobi menulisnya itu. Banayk penulis terkenal yang awalnya merupakan hobi namun lambat laun tulisan-tulisannya mengantarkannya meraih prestasi yang membanggaakan.

Salah satu sosok yang telah berhasil mencapai prestasi dari kebiasaannya menulis adalah Ibu Rita Wati, M/Kom.  Yang pada malam hari ini akan berbagi pengalaman menarik kepada kita. Belia dapat mencapai prestasi dari hobinya menulis.

Awalnya tulisannya bersumber dari hal sederhana. Dia menulisskan kebiasaan yang dilakukan sehari-hari. Kebiasaan tersebut dituliskan setiap hari dalam catatan hariannya dan dikumpulkan dari waktu kewaktu. Seiring dengan perkembangan teknologi komunikasi beliau memberanikan diri untuk  membagikan tulisannya melalui blog.

Menulis menjadi sebuah terapi jiwa yang dilakukan dengan penuh kesabaran, ketekunan, pegelolaan emosi yang sistematis. Tulisan yang dihasilkan diungkapkan dalam kalimat-kalimat yang mengena dalam kehidupan sehari-hari.  Tulisasn dari hal sederhana itulah menjadi sebuah informassi yang menyentuh para pembacanya.

Perkembangan selanjutnya beliau mulai aktif mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan kepenulisan. Bergabungg dalam komunitas menulis semakin meningkatkan kemampuannya dalam menulis.  Pekerjaan dan kesibukannya sebagai ibu rumah tangga tidak menghalangi dirinya untuk tetap menulis. Bahkan kesibukan dan pengalamannya sebagai ibu rumah tangga dijadikannya sebagai ide menulis.

Keaktifannya menulis itu berbuah manis ketika mampu memenangkan lomba menulis essay yang diselenggaran oleh sebuah komunitas literasi. Capaian ini lantas menjadikan motivasi baginya untuk terus berkaya. Baginya prestasi hanyaalah sebagai bentuk dari sebuah upayah sungguh-sunggu yang dilakukan selama ini.

Insting menulissnya tidak hanya dilakoni sendiri akan tetapi beliau memotivasi guru-guru muda untuk mulai menulis. Pengalaman dalam melakukan aktifitas sebagai guru, membimbing siswa, melakukan persiapan kesemuanya itu bisa menjadi bahan tulisan. Menulis merupakan pilihan cerdas bagi generasi muda ketimbang bermedia sosial yang berlebihan.

Mental kuat dan tidak takut salam merupakan modal dasar bagi seseorang ingin belajar menulis. Merefleksi tulisan-tulisa nterdahulu dan mau belajar menjadi sebuah Teknik yang jitu dicoba bagi para penulis pemula.

Teknik yang cukup mudah dalam menulis asalah satunya adalah menulis dengan hati. Dialog psikis dalam jiwa akan melahirkan suasana hati yang nyaman. Gagasan dan ide yang lahir dari suasana hati yang nyaman itu akan menjelma menjadi sebuah tulisan yang menyentuh perasaan.

Bahasa hati adalah bahasa jiwa, halus, tulus, ikhlas sehingga wujud kata dan kalimatnyapun dapat menyentuh hati yang paling dalam dari pembaca.

Aktifitas yang terus dilakukan dalam kepenulisannya pada akhirnya beliau memberanikan diri untuk melahirkan karrya bukunya.  Satu prinsip yang harus dipegang untuk melahirkan karya buku tidak perlu menunggu buku itu sempurrna. Karena ketiksempurnaan itu adalah juga kesempurrnaan. Jejak tulisan kita akan mmenjadi bukti sejarah perjuangan seseorang dalam  meniti karirnya sebagai penulis.

Demikianlah gambaran singkat alur dan jejak Narasumber kita pada malam hari ini.

Malam ini Dyah Kusumaningrum akan memandu kita  menyimak materi dari Narasumber. Beliau merupakan salah satu lulusan KBMN Gelombang ke-28, dan berkat KBMN PGRI beliau berhasil membuat beberapa buku, baik buku solo, buku pelajaran maupun antologi

Buku-buku yang pernah beliau terbitakan adalah

* 25 Trik Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku

* Merajut Asa Sejak Belia

* 25 Tutorial Pembelajaran Daring dan Luring

* Tiara

* Mengejar Mimpi (Biografi Direktur Eksekutif Bank Indonesia)

dari menulis beliau mendapatkan kesempatan mengikuti upacara dalam rangka hari guru nasional dan seminar nasiona di kemendikbud yang saat ini kemendikdasmen.

Beliau akan berbagi pengalaman kepada kita bagaimana perjalanannya menjadi penulis hingga ditawarkan menjadi kurator, editor, yang sudah diundang sebagai narsum hingga  menjadi Guru Inspiratif dan menjadi pemenang berbagai lomba baik blog, guru beprestasi, guru inspiratif, inovatif, dedikatif, dan sayembara video.

Sebagai guru dan operator cukup menyita banyak waktunya sehingga hanya disibukkan mengimput data siswa, guru dan sarpras. Sampai pada akhirnya mengikuti KBMN Omjay hingga bisa duet bareng Prof.Richardus Eko Indrajit dan meraih juara blog dan Guru Inspiratif  Kemendikbudristek tahun 2021.

Dari situ mulai mendapat kesempatan menjadi salah satu guru volunteer ICT dari 160 guru dari Indonesia, Malaysia, Philipina dan Thailand mengikuti AILCoB ICT Virtual Training yang diselenggarakan oleh Institute of APEC Collaborator Educational (IACE) yang bekerjasama antara Kemendikbud dan Kementrian Pendidikan Korea Selatan.

Satu pesan yang menrik dijadikan sebagai motivasi dalam menulis adalah “Bahwa menulis itu mudah semudah mengalirkan air, namun jika tulisan itu  sesuai kaidah dan memerlukan validasi data itu yang susah” Jadi sebagai penulis pemula sebaiknya  dengan menulis hal-hal yang  mudah mudah baru kemudian mencoba tantangan yang lebih sulit.

Rahasia menulis

1.     Tentukan tujaun/motivsi menulis, silahkan bapak ibu tentukan sendiri apa yang menjadi tujuannya menulis. Banyak hal yang bisa menjadi tujuan menulis seprti penyaluran hobi, ingin terkenal, meengispirasi orang lain, atau bahkan untuk mendapatkan uang.. Semua tujuan itu syah-syah saja dan tidak ada standar yang baku.

2.     Menuliskan apa saja yang ada dalam pikiran, Rahasia kedua ini memberikan peluang kepada kita apa yang terlintas dalam pikiran tulis saja. Tak perlu takut salah alirkan saja seperti air.

3.     Tuangkan semua ide yang ada dalam pikiran hindari mengedit

4.     Latih kebiasaan menulis setiap hari

5.     Tingkatkan kemampuan menulis dengan membuat peta konsep

6.     Mencoba menuli buku antologi, jenis tulisan ini tidak memerlukan litaratur yang banyak.

Perhatikan kaidah-kaidah kepenulisan agar tulisan itu enak dibaca.

Kaidah menulis yang kelihatannya sepeleh namun cukup berpengarruh, seperti menggunakan huruf kapital pada awal kalimat, penggunaan huruf kapitas untuk nama orang.

Metode tulisan yang digunakan tergantung pada jenis tulisannya. Masing-masing jenis tulisan punya standar. Seperti tulisan berupa skripsi, tesis tentu memilik standar tertentu.

Demikian juga proses revisi tergantung jeni karya tulis, Metode revisi yang jitu salah satunya adalah dengan cara membaca berulang-ulang. Cara ini biasanya akan menemukan kesalahan yang tidak ditemukan pada saat membaca sebemelumnya. Semakin sering dibaca maka akan semakin sempurna hasil revisinya.

Terkait dengan tema lomba, ide saya selalu berantakan tapi biasanya saya pelan-pelan bu bisa blog walking cari ide, bisa berimajinasi dan research tema tulisan yang ingin kita tulis biasanya dengan seperti itu ide muncul perlahan-lahan setiap muncul saya tuangkan dan tidak dipaksakan untuk diselesaikan pada saat itu klw sy mengikuti deadline

Judul yang muncul di awal menulis sebaiknya diajadikan sebagai tema tulisan saja. Judul akan ditetnutkan di akhir tulisan.

Pada dasarnya semua tulisan itu bagus, hanya saja sedalam mana ia menulis tulisan itu dan didukung dengan data. jika suatu tulisan bisa menceritakan artikel secara mendalam didukung dengan data maka tulisan itu sangat layak dibaca, akan tetapi jika tulisannya hanya berdsarkan dari pengalaman saja tanpa didukung dengan data dan keterkaitannya maka akan terasa kurang

Kesimpulan

Saya akhiri dengan ungkapan yang menjadi motivasi saya sejak saya mengenal tulisan dari Ibu kita Kartini.

Nothing is impposible in this world what we look upon today tomorrow may be accomplished fact

Penutup

Bersama Ibu Ritawati, kita belajar bahwa menulis adalah jalan sunyi yang indah, yang mampu mengubah diri sendiri sekaligus memberi arti bagi orang lain. Dari Bali, beliau mengirim pesan bagi Indonesia: berkarya dan berprestasi lewat tulisan adalah mungkin, asalkan ada niat, semangat, dan   konsistensi.

 

4 komentar:

  1. Makasih resumenya sangat bermanfaat

    BalasHapus
  2. Tulisan sudah ngalir enak di baca, sudah mampu mengembangkan ide tulisan tinggal tambahkan gambar dan link pendukung yang diberikan narsum, keep writing and sharing

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih Cekgu, selalu belajar mohon bimbingannya

      Hapus

Mengembangkan Literasi Digital di Sekolah

Judul                   : Mengembangkan Literasi Digital di Sekolah Penyusun           : Agus Salen Resume ke         : 19 Gelombang ...