Judul : Hobi Menulis Berujung Kebaikan
Penyusun :
Agus Salen
Resume
ke : 13
Gelombang :
33
Hari/Tanggal : Senin
1 September 2025
Tema :
Berkarya dan Berprestasi Lewat Menulis
Narasumber :
Rita Wati, M.Ko,.
Moderator :
Dyah Kusumaningrum, ST
Menulis
merupakan aktifitas fisik dalam merangkai kata demi kata sehingga membentuk
kalimat yang memiliki arti. Namun sesungguhnya menulis itu melibatkan aktifitas
psikis sebagai prose melahirkan ide, gagasan, pengalaman hidup. Sebuah tulisan
akan bermakna manakalah pembaca dapat memetik pesan dari tulisan itu dan
menginspirasi dirinya untuk menjadi lebih baik.
Sebagian
orang melakukan aktifitas menulis itu didasarkan pada hobi belaka, tanpa
terbersit dalam benaknya akan keutamaan-keeutamaan yang diperolah dengan hobi
menulisnya itu. Banayk penulis terkenal yang awalnya merupakan hobi namun
lambat laun tulisan-tulisannya mengantarkannya meraih prestasi yang
membanggaakan.
Salah
satu sosok yang telah berhasil mencapai prestasi dari kebiasaannya menulis
adalah Ibu Rita Wati, M/Kom. Yang pada
malam hari ini akan berbagi pengalaman menarik kepada kita. Belia dapat
mencapai prestasi dari hobinya menulis.
Awalnya
tulisannya bersumber dari hal sederhana. Dia menulisskan kebiasaan yang
dilakukan sehari-hari. Kebiasaan tersebut dituliskan setiap hari dalam catatan
hariannya dan dikumpulkan dari waktu kewaktu. Seiring dengan perkembangan
teknologi komunikasi beliau memberanikan diri untuk membagikan tulisannya melalui blog.
Menulis
menjadi sebuah terapi jiwa yang dilakukan dengan penuh kesabaran, ketekunan,
pegelolaan emosi yang sistematis. Tulisan yang dihasilkan diungkapkan dalam
kalimat-kalimat yang mengena dalam kehidupan sehari-hari. Tulisasn dari hal sederhana itulah menjadi
sebuah informassi yang menyentuh para pembacanya.
Perkembangan
selanjutnya beliau mulai aktif mengikuti pelatihan yang berhubungan dengan
kepenulisan. Bergabungg dalam komunitas menulis semakin meningkatkan
kemampuannya dalam menulis. Pekerjaan
dan kesibukannya sebagai ibu rumah tangga tidak menghalangi dirinya untuk tetap
menulis. Bahkan kesibukan dan pengalamannya sebagai ibu rumah tangga
dijadikannya sebagai ide menulis.
Keaktifannya
menulis itu berbuah manis ketika mampu memenangkan lomba menulis essay yang
diselenggaran oleh sebuah komunitas literasi. Capaian ini lantas menjadikan
motivasi baginya untuk terus berkaya. Baginya prestasi hanyaalah sebagai bentuk
dari sebuah upayah sungguh-sunggu yang dilakukan selama ini.
Insting
menulissnya tidak hanya dilakoni sendiri akan tetapi beliau memotivasi guru-guru
muda untuk mulai menulis. Pengalaman dalam melakukan aktifitas sebagai guru,
membimbing siswa, melakukan persiapan kesemuanya itu bisa menjadi bahan
tulisan. Menulis merupakan pilihan cerdas bagi generasi muda ketimbang bermedia
sosial yang berlebihan.
Mental
kuat dan tidak takut salam merupakan modal dasar bagi seseorang ingin belajar
menulis. Merefleksi tulisan-tulisa nterdahulu dan mau belajar menjadi sebuah Teknik
yang jitu dicoba bagi para penulis pemula.
Teknik
yang cukup mudah dalam menulis asalah satunya adalah menulis dengan hati.
Dialog psikis dalam jiwa akan melahirkan suasana hati yang nyaman. Gagasan dan
ide yang lahir dari suasana hati yang nyaman itu akan menjelma menjadi sebuah tulisan
yang menyentuh perasaan.
Bahasa
hati adalah bahasa jiwa, halus, tulus, ikhlas sehingga wujud kata dan
kalimatnyapun dapat menyentuh hati yang paling dalam dari pembaca.
Aktifitas
yang terus dilakukan dalam kepenulisannya pada akhirnya beliau memberanikan
diri untuk melahirkan karrya bukunya.
Satu prinsip yang harus dipegang untuk melahirkan karya buku tidak perlu
menunggu buku itu sempurrna. Karena ketiksempurnaan itu adalah juga
kesempurrnaan. Jejak tulisan kita akan mmenjadi bukti sejarah perjuangan seseorang
dalam meniti karirnya sebagai penulis.
Demikianlah
gambaran singkat alur dan jejak Narasumber kita pada malam hari ini.
Malam
ini Dyah Kusumaningrum akan memandu kita
menyimak materi dari Narasumber. Beliau merupakan salah satu lulusan
KBMN Gelombang ke-28, dan berkat KBMN PGRI beliau berhasil membuat beberapa
buku, baik buku solo, buku pelajaran maupun antologi
Buku-buku
yang pernah beliau terbitakan adalah
* 25
Trik Jitu Menulis dan Menerbitkan Buku
*
Merajut Asa Sejak Belia
* 25
Tutorial Pembelajaran Daring dan Luring
* Tiara
*
Mengejar Mimpi (Biografi Direktur Eksekutif Bank Indonesia)
dari
menulis beliau mendapatkan kesempatan mengikuti upacara dalam rangka hari guru
nasional dan seminar nasiona di kemendikbud yang saat ini kemendikdasmen.
Beliau
akan berbagi pengalaman kepada kita bagaimana perjalanannya menjadi penulis
hingga ditawarkan menjadi kurator, editor, yang sudah diundang sebagai narsum
hingga menjadi Guru Inspiratif dan
menjadi pemenang berbagai lomba baik blog, guru beprestasi, guru inspiratif,
inovatif, dedikatif, dan sayembara video.
Sebagai
guru dan operator cukup menyita banyak waktunya sehingga hanya disibukkan
mengimput data siswa, guru dan sarpras. Sampai pada akhirnya mengikuti KBMN
Omjay hingga bisa duet bareng Prof.Richardus Eko Indrajit dan meraih juara blog
dan Guru Inspiratif Kemendikbudristek
tahun 2021.
Dari
situ mulai mendapat kesempatan menjadi salah satu guru volunteer ICT dari 160
guru dari Indonesia, Malaysia, Philipina dan Thailand mengikuti AILCoB ICT
Virtual Training yang diselenggarakan oleh Institute of APEC Collaborator
Educational (IACE) yang bekerjasama antara Kemendikbud dan Kementrian
Pendidikan Korea Selatan.
Satu
pesan yang menrik dijadikan sebagai motivasi dalam menulis adalah “Bahwa
menulis itu mudah semudah mengalirkan air, namun jika tulisan itu sesuai kaidah dan memerlukan validasi data itu
yang susah” Jadi sebagai penulis pemula sebaiknya dengan menulis hal-hal yang mudah mudah baru kemudian mencoba tantangan
yang lebih sulit.
Rahasia
menulis
1. Tentukan
tujaun/motivsi menulis, silahkan bapak ibu tentukan sendiri apa yang menjadi
tujuannya menulis. Banyak hal yang bisa menjadi tujuan menulis seprti penyaluran
hobi, ingin terkenal, meengispirasi orang lain, atau bahkan untuk mendapatkan
uang.. Semua tujuan itu syah-syah saja dan tidak ada standar yang baku.
2. Menuliskan
apa saja yang ada dalam pikiran, Rahasia kedua ini memberikan peluang kepada
kita apa yang terlintas dalam pikiran tulis saja. Tak perlu takut salah alirkan
saja seperti air.
3. Tuangkan
semua ide yang ada dalam pikiran hindari mengedit
4. Latih
kebiasaan menulis setiap hari
5. Tingkatkan
kemampuan menulis dengan membuat peta konsep
6. Mencoba
menuli buku antologi, jenis tulisan ini tidak memerlukan litaratur yang banyak.
Perhatikan
kaidah-kaidah kepenulisan agar tulisan itu enak dibaca.
Kaidah
menulis yang kelihatannya sepeleh namun cukup berpengarruh, seperti menggunakan
huruf kapital pada awal kalimat, penggunaan huruf kapitas untuk nama orang.
Metode
tulisan yang digunakan tergantung pada jenis tulisannya. Masing-masing jenis
tulisan punya standar. Seperti tulisan berupa skripsi, tesis tentu memilik
standar tertentu.
Demikian
juga proses revisi tergantung jeni karya tulis, Metode revisi yang jitu salah
satunya adalah dengan cara membaca berulang-ulang. Cara ini biasanya akan
menemukan kesalahan yang tidak ditemukan pada saat membaca sebemelumnya. Semakin
sering dibaca maka akan semakin sempurna hasil revisinya.
Terkait
dengan tema lomba, ide saya selalu berantakan tapi biasanya saya pelan-pelan bu
bisa blog walking cari ide, bisa berimajinasi dan research tema tulisan yang
ingin kita tulis biasanya dengan seperti itu ide muncul perlahan-lahan setiap
muncul saya tuangkan dan tidak dipaksakan untuk diselesaikan pada saat itu klw
sy mengikuti deadline
Judul
yang muncul di awal menulis sebaiknya diajadikan sebagai tema tulisan saja.
Judul akan ditetnutkan di akhir tulisan.
Pada
dasarnya semua tulisan itu bagus, hanya saja sedalam mana ia menulis tulisan
itu dan didukung dengan data. jika suatu tulisan bisa menceritakan artikel
secara mendalam didukung dengan data maka tulisan itu sangat layak dibaca, akan
tetapi jika tulisannya hanya berdsarkan dari pengalaman saja tanpa didukung dengan
data dan keterkaitannya maka akan terasa kurang
Kesimpulan
Saya
akhiri dengan ungkapan yang menjadi motivasi saya sejak saya mengenal tulisan
dari Ibu kita Kartini.
Nothing
is impposible in this world what we look upon today tomorrow may be
accomplished fact
Penutup
Bersama
Ibu Ritawati, kita belajar bahwa menulis adalah jalan sunyi yang indah, yang
mampu mengubah diri sendiri sekaligus memberi arti bagi orang lain. Dari Bali,
beliau mengirim pesan bagi Indonesia: berkarya dan berprestasi lewat tulisan
adalah mungkin, asalkan ada niat, semangat, dan konsistensi.

keren
BalasHapusMakasih resumenya sangat bermanfaat
BalasHapusTulisan sudah ngalir enak di baca, sudah mampu mengembangkan ide tulisan tinggal tambahkan gambar dan link pendukung yang diberikan narsum, keep writing and sharing
BalasHapusTerima kasih Cekgu, selalu belajar mohon bimbingannya
Hapus