BERANDA

Rabu, 20 Agustus 2025

Mengatasi Writer’s Block

 

Judul                   : Mengatasi Writer’s Block

Penyusun           : Agus Salen

Resume ke         :7

Gelombang        : 33

Hari/Tanggal     :Senin, 18 Agustus 2025

Tema                   : Mengatasi Writer’s Block

Narasumber       : Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr

Moderator         : Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd

 


Writeer’s block sebuah kata yang ditakuti oleh penulis yang terkadang menghampiri siapa saja.  Seorang penulis yang terkena writer’s block tidak bisa apa-apa, pikiran kosong, tidak ada inspirasi, dan dihinggapi oleh rasa malas.

Namun sebagai penulis yang ingin berkembang tentu sangat disayangkan jika petualangannya sebagai penulis akan terhenti oleh adanya writer’s block. Mari kita simak lebih jauh lagi resume materi kelas pada malam yang ketujuh,

Moderator mengingatkan bahwa susunan acara pada malam hari ini adalah pembukaan, pematparan materi, tanya jawab dan penutup.

Moderator handal kita pada malam hari  ini adalah Ibu Ditta Widya Utami membuka kelas dengan menyampaikan sebuah motivasi “teruslaah memberi arti pada setiap orang yang kita temui, dalam setiap hal ang kita lalui,  dan untuk setiap waktu yang kita miliki”

Writer’s blok adalah suatu keadaan dimana seserorang penulis tidak mampu menghasilkan karya baru  atau tidak mampu melanjutkan tulisan sebelumnya. Keadaan ini tidak hanya terjadi pada penulis pemula akan tetapi juga melanda penulis profesional.

Beberapa faktor penyebab WB adalah:

1.       Aspek kognitif

2.       Aspek emosi

3.       Aspek konteks

Alat bantu lainnya yang bisa menolong keluar dari WB adalaah dengan menggunakan pola 5W+1H; Dengan pol aini kita dapat mengajukan 5 pertanyaan yang membutuhkan jawaban. Jawaban dari kelima pertanyaan itulah  disusun menjadi kalimat atau tulisan.

Kedua menggunakan pola Pomodoro yang merupakan pengaturan waktu saja. Menulis selama dua puluh menit kemudian jedah dua menit. Dengan cara seperti ini pikiran kita akan fres Kembali ketika meelanjutkan tulisan,

Kketiga menggunakan pola 3P yaitu Peristiwa, Perasaan, Pelajaran.  Polanya dilakukan dengan mengajukan 3 pertanyaan yaitu apa peristiwanya?, apa yang dirasakan? Dan pelajaran apa yang diperoleh?

Keempat pola menulis paragrap jelek pertama.  Pola ini memberikan kebebasan kepada penulis untuk menuliskan apa saja yang terlintas dalam benaknya. Tulisan paragrap tpertama ini kalimatnya tidak nyambung, bahasanaya sulit dipahami, banyak coretannya.

Langkahnya sebagai berikut:

1.       Buka halaman kosong

2.       Timer 3 menit

3.       Tulis saja apa adanya

4.       Stop setelah 3 menit

Pola kelima adalah menulis bebas. Tulis saja apa yang terlintas di benak terus-menerus tanpa henti.  Tulisan mengalir tanpa edit, tanpa sensor mengalir begitu saja.

Kesimpulan

Writer’s blovk bisa melanda penulis pemula atau penulis profesional

Pilih salah satu pola solusi untuk mengatasi writer’s block jika melanda Anda.

Penutup

Tetap semangat menulis meskipun terkadang dilanada writer’s block

1 komentar:

Mengembangkan Literasi Digital di Sekolah

Judul                   : Mengembangkan Literasi Digital di Sekolah Penyusun           : Agus Salen Resume ke         : 19 Gelombang ...