Judul :
Mengatasi Writer’s Block
Penyusun :
Agus Salen
Resume
ke :7
Gelombang :
33
Hari/Tanggal :Senin,
18 Agustus 2025
Tema :
Mengatasi Writer’s Block
Narasumber :
Ditta Widya Utami, S.Pd.,Gr
Moderator :
Gina Dwi Septiani, S.Pd., M.Pd
Writeer’s block sebuah kata yang ditakuti oleh penulis yang terkadang menghampiri siapa saja. Seorang penulis yang terkena writer’s block tidak bisa apa-apa, pikiran kosong, tidak ada inspirasi, dan dihinggapi oleh rasa malas.
Namun sebagai
penulis yang ingin berkembang tentu sangat disayangkan jika petualangannya
sebagai penulis akan terhenti oleh adanya writer’s block. Mari kita simak lebih
jauh lagi resume materi kelas pada malam yang ketujuh,
Moderator mengingatkan
bahwa susunan acara pada malam hari ini adalah pembukaan, pematparan materi,
tanya jawab dan penutup.
Moderator handal
kita pada malam hari ini adalah Ibu Ditta
Widya Utami membuka kelas dengan menyampaikan sebuah motivasi “teruslaah
memberi arti pada setiap orang yang kita temui, dalam setiap hal ang kita
lalui, dan untuk setiap waktu yang kita
miliki”
Writer’s blok
adalah suatu keadaan dimana seserorang penulis tidak mampu menghasilkan karya
baru atau tidak mampu melanjutkan
tulisan sebelumnya. Keadaan ini tidak hanya terjadi pada penulis pemula akan
tetapi juga melanda penulis profesional.
Beberapa faktor
penyebab WB adalah:
1.
Aspek kognitif
2.
Aspek emosi
3.
Aspek konteks
Alat bantu
lainnya yang bisa menolong keluar dari WB adalaah dengan menggunakan pola 5W+1H;
Dengan pol aini kita dapat mengajukan 5 pertanyaan yang membutuhkan jawaban.
Jawaban dari kelima pertanyaan itulah disusun
menjadi kalimat atau tulisan.
Kedua
menggunakan pola Pomodoro yang merupakan pengaturan waktu saja. Menulis selama dua
puluh menit kemudian jedah dua menit. Dengan cara seperti ini pikiran kita akan
fres Kembali ketika meelanjutkan tulisan,
Kketiga
menggunakan pola 3P yaitu Peristiwa, Perasaan, Pelajaran. Polanya dilakukan dengan mengajukan 3
pertanyaan yaitu apa peristiwanya?, apa yang dirasakan? Dan pelajaran apa yang
diperoleh?
Keempat pola menulis
paragrap jelek pertama. Pola ini
memberikan kebebasan kepada penulis untuk menuliskan apa saja yang terlintas
dalam benaknya. Tulisan paragrap tpertama ini kalimatnya tidak nyambung,
bahasanaya sulit dipahami, banyak coretannya.
Langkahnya
sebagai berikut:
1.
Buka halaman kosong
2.
Timer 3 menit
3.
Tulis saja apa adanya
4.
Stop setelah 3 menit
Pola kelima
adalah menulis bebas. Tulis saja apa yang terlintas di benak terus-menerus
tanpa henti. Tulisan mengalir tanpa
edit, tanpa sensor mengalir begitu saja.
Kesimpulan
Writer’s blovk
bisa melanda penulis pemula atau penulis profesional
Pilih salah satu
pola solusi untuk mengatasi writer’s block jika melanda Anda.
Penutup
Tetap semangat
menulis meskipun terkadang dilanada writer’s block

Makasih artikelnya dan semoga kita bisa memgatasi writer bloks
BalasHapus