Judul : Menjadi
Blogger Konsisten
Penyusun : Agus Salen
Resume ke :6
Gelombang : 33
Hari/Tanggal :Senin, 18
Agustus 2025
Tema :
Komitmen Menulis di Blok
Narasumber : Deni
Dwitagama
Moderator : Sim Chun Wei
materi kita
pada malam hari ini memasuki malam keenam adalah Dedi Dwitagama. Beliau adalah
seorang pendidik, trainer dan motivator. Melakoni peran sebagai konsultan Pendidikan
yang fokus pada kualitas Pendidikan di Indonesia. Pak Dedi aktif berbagi
pengalaman dan tulisan di berbagai media sosial seperti Instagram, facebook dan
Linkedin.
Selanjutnya
Narasumber memberikan kesempatan kepada setiap peserta untuk mencari biodata
Pak Dedi. Diberikan waktu 5 menit bagi peserta untuk mencari data narasumber di
berbagai media social. Setiap peserta diberi kesempatan untuk menyampaikan biodata
hasil pencariannya masing-masing. Dari sesi itulah kami mengenal lebih banyak
informasi tentang Narasumber hebat kita pada malam hari ini.
Prestasi gemilang
yang pernah diraih oleh Narasumber kita diantaranya adalah:
1.
Nominator blog Pendidikan terbaik
Indonesia, Pesta blogger Nasional tahun 2011
Juara 3 kepala sekolah terprastasi
tinggkat Provinsi DKI Jakarta 2008
Juara 1 kepala sekolah
berprestasi tingkat Jakarta Pusat tahun 2008
Juara 2 e-learning Award tingkat
Nasional Pustekkom
Depdiknas RI, Oktober 2008
Juara 3 kompetensi bblog “I lobe Mobile
Blogging” XL dan Dagdigdug,
FKI – JHCC Jakarta, Juni 2008
Juara 1 Guru berprestasi tingkat Provinsi DKI
Jakarta tahun 2004
Juara 1 Guru Berprestasi tingkat Jakarta Pusat
tahun 2004
Dan masih banyak
prestasi lainnya.
Setiap peserta
selanjutnya diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan yang berbobot. Penanya
pertama berasal dari Agus Salen yang nenayakan tentang bagaimana tips untuk
memupuk keberanian kita menulis di blog dan adakah keuntungan ekonomi seorang
blogger?
Narasimber
menjawab bahwa untuk menulis di blog jangan ragu tulis saja pengalaman baik
atau informasi. “Satu hal karena Pak Agus sudah punya buku boleh tuh dikutip
bagian dari buku simpan di blog jadideh tulisan gitu”
Satu lagi
pertanyaan yang baik dari Pak Zainal, apakah Bapak punya strategi tersendiri
dalam menulis, bagaimana tipsnya jika menulis lagi stag. Jika seseorang sudah
stag ya sebagiknya berhenti aja menulis jangan dipaksa. Semisal lagi bersih-bersih eh tau-taunya ada punting
rokok, ya saya jadikan tulisan tentang puntung rokok.
Intinya setiap
momen yang ditemui sehari-hari bisa menjadi inspirasi menulis. Narasumber
berpendapat bahwa menulis tidak perlu
memiliki jadwal khusus.
ana lebih baik wordpress atau blog. Tergantung bapak ibu yang mana lebih disukai karena wordprss dan blog itu berbeda. Pilihannya tergantung pada kegemaran bapak ibu. Salah satu ide tulisan dapat berupa menuliskan kembali apa yang dilihat di youtube dengan gaya tulisan sesuai genre kita masing-masing.
Tulisan kita yang idenya berasal dari yiutube
kemudian diselimuti dengan tulisan yang bersesuaian dengan keadaan terkini
seperti saat sekarang dalam konteks kemerdekan Negara Repubblik Indonesia.
Kesimpulan
Jika belum
memiliki blog buatkah blok, kemudian tulislah setiap momen yang ditemui dalam kehidupan sehari-hari walaupun
itu hal sepele. Kaitkan dengan situasi sekarang sehingga tulisan kita lebih menarik
untuk dibaca,
Penutup
Untuk bisa
menulis perlu bahan bakar ra yaitu rajin membaca agar dapat konsisten dalam
menulis maka bersikaplah profesional dalam menulis.
Peserta dapat
menghubungi Kembali narasumber jika ada hal yang perlu ditanyakan sehingga kita
semua dapat berkonstribusi dalam mengisi kemerdekaan Indonessia dengan
menginspirasi orang lain melalui tulisan.
Keren dah
BalasHapuskemarin yang dpt kaos bukan?
BalasHapusmantaaaap
BalasHapus